
(Akhirnya) jeda internasional usai dan Liga Inggris pun mulai memasuki fase-fase krusial karena tinggal tersisa 8 pertandingan lagi.
Tidak seperti 2 bulan sebelumnya yang hanya terdapat 3 kali pertandingan dalam sebulan, April merupakan salah satu bulan dengan jadwal yang paling padat karena terdapat 6 pertandingan dalam sebulan.
Lalu, bagaimana dengan penampilan para manajer FPL dalam menyongsong pekan pembuka dari bulan yang padat ini? Mari kita lihat ulasannya di bawah ini!
The birthday girl (or boy?), Margaretha…
Poin tertinggi pada pekan ke-30 menjadi kado indah bagi manajer yang baru berulang tahun pada 30 Maret ini. Timnya, Maju Mundur Cantik, berhasil mempersembahkan total 55 poin di pekan ini, jauh meninggalkan kedua pesaing terdekatnya (Dhimas dan Alexius) yang hanya mengumpulkan 46 poin.
Lini belakang yang solid menjadi aktor utama dalam tingginya raihan poin Margaretha tersebut. Keempat pemain belakangnya (De Gea, Gibson, Valencia, dan McAuley) sukses menjaga timnya untuk tidak kebobolan dan mengumpulkan total 6 bonus poin.
Lebih jauh, raihan poin tertinggi ini pun berhasil mengalahkan rekornya tersendiri. Jika sebelumnya Margaretha hanya berhasil mengumpulkan 1 gelar poin tertinggi dalam satu musim, maka pada musim ini dirinya mampu mencatatkan 2 gelar poin tertinggi dan mungkin masih bertambah.
Sungguh hadiah yang sempurna bagi manajer yang kini berusia 26 tahun ini. Congrats!
Kartu liar Bravo…
Bulan baru, komposisi tim pun (ikut-ikutan) baru. Itulah yang terjadi pada Untitled, tim asuhan Bravo pada pekan ini.
Untuk menyambut jadwal bulan April yang padat, Bravo mencoba melakukan perombakan besar dalam susunan timnya dengan kartu liar miliknya. Sembilan (9) pergantian pemain pun dilakukannya dengan harapan dapat menembus papan atas klasemen FPL Makmur.

Namun sayang disayang, keputusan penggunaan kartu liar tersebut pada akhirnya tak berbuah manis bagi Bravo. Total poin pemain barunya kalah 7 poin dari total poin pemain lamanya.
Adalah Zaha dan Coutinho yang mungkin menjadi penyesalan tersendiri bagi Bravo. Kedua pemain lamanya itu ternyata berhasil mencetak 2 digit poin di pekan ini. Ya, mantan itu memang terkadang susah untuk dilupakan...
Alfonsus, pesaing baru Duzel dan Adit?
Tidak banyak manajer yang berhasil mencatatkan back-to-back poin terendah pada musim ini. Tercatat baru 2 nama, yaitu Adit dan Duzel yang sukses melakukannya pada GW 1-2 dan 3-4.
Namun pekan ini, daftar manajer itu bertambah setelah Alfonsus berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak poin terendah dalam 2 pekan berturut-turut.
Apakah ini pertanda bahwa Alfonsus siap menjadi pesaing kedua manajer tersebut untuk merebut tahta Manajer Tercupu musim ini? Menarik untuk diamati persaingan ketiga manajer ini ke depannya, terutama menjelang ajang Loser Cup yang akan dihelat pekan depan.

Bagi yang ingin melihat statistik tim FPL Makmur pekan ini, data mengenai peringkat dan poin minus telah diperbarui di sini.
Comments
Post a Comment