
Akhirnya usai sudah double gameweek kedua musim ini.
Tidak banyak perubahan yang terjadi pada papan klasemen. Hanya Margaretha dan Brian yang saling bertukar posisi di papan tengah.
Di papan atas, Valentinus gagal melanjutkan tren positifnya dan membuat jarak poinnya dengan pemuncak klasemen kembali melebar menjadi 91 poin (pekan sebelumnya 68 poin).
Di papan bawah, Alfonsus berhasil bangkit dari performa buruknya dalam beberapa pekan terakhir dengan 71 poin miliknya. Kini selisih poin antara dirinya dengan Duzel pun hanya berjarak 4 poin (pekan sebelumnya 29 poin).
Selain itu, apa saja hal lain yang terjadi di liga FPL Makmur pekan ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Wildcard: Margaretha Efa (Maju Mundur Cantik)
Trivia:
- Manajer ke-10 di liga FPL Makmur yang menggunakan wildcard paruh kedua musim.
- Total 9 pergantian pemain dilakukan oleh Margaretha. Lima di antaranya merupakan pemain yang memiliki jadwal dobel di GW 34.
- Wildcard yang digunakan Margaretha tergolong berhasil karena selisih poin antara pemain baru dan lamanya sangat besar, yaitu 28 poin. Selisih poin ini pun merupakan yang terbesar kedua setelah Duzel dengan 38 poin.

Penggunaan wildcard Efa
Pengguna wildcard paruh kedua musim ini (diurutkan berdasarkan surplus/defisit poin yang diperoleh):
- Duzel (GW 21): +38 poin
- Efa (GW 34): +28 poin
- Paulus (GW 26): +8 poin
- Rio (GW 22): +6 poin
- Valentinus (GW 27): +3 poin
- Aldo (GW 33): 0 poin
- Bravo (GW 30): -7 poin
- Alexius (GW 23): -12 poin
- Brian (GW 25): -14 poin
- Edward (GW 27): -27 poin
All Out Attack: Aldo Sahala (Koalamode) & Duzel Pandumonium (Nastel Sarden 1.5)
Trivia:
- Keduanya menjadi manajer ke-3 di liga FPL Makmur yang menggunakan All Out Attack (AOA) setelah Brian pada GW yang lalu.
- AOA Aldo dapat dibilang kurang berhasil karena Alonso yang ada di bangku cadangan berhasil mencetak asis dan memperoleh 4 poin. Poin ini lebih besar dibandingkan Alli (3 poin), Zaha (3), ataupun Lukaku (2) yang dimilikinya.
- AOA Duzel dapat dibilang kurang berhasil karena Cahill dan Fonte yang ada di bangku cadangan masing-masing berhasil mencetak 7 dan 5 poin. Poin-poin tersebut lebih besar dibandingkan 3 poin yang diperoleh Alli, Lanzini, dan Zaha ataupun 2 poin yang diperoleh Firmino dan Lukaku miliknya.
Poin tertinggi: 75 poin, Alexius Ario (Sendok Sayur)
Trivia:
- Meski hanya mendapatkan 0 poin pada game pertama, 7 poin dari Gibson (kapten milik Alexius) di game kedua kala lawan Sunderland berhasil menjadikannya sebagai kapten dengan raihan poin tertinggi ke-4 di liga pekan ini setelah Costa (32), Benteke (28), dan Hazard (18).
- Meski secara hitungan kasar dirinya memperoleh poin tertinggi pekan ini, jumlah poin bersih Alexius masih lebih rendah dari Alfonsus dan Margaretha yang sama-sama mengumpulkan 71 poin karena Alexius terkena penalti -8 poin.
- Jumlah 7 gelar tertinggi yang (sementara) diperoleh Alexius musim ini mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Bravo. Musim lalu Bravo memperoleh 6 gelar tertinggi dalam 1 musim.
Pencetak poin tertinggi musim ini (jumlah):
- Alexius (7)
- Valentinus (5)
- Rio (4)
- Bravo, Duzel, Paulus (3)
- Adi, Aldo, Brian, Dhimas, Margaretha (2)
- Adit, Alfonsus, Edward, Laurensius (1)
Poin terendah: 37 poin, Edward Wijaya (Serabi)
Trivia:
- Edward merupakan 1 dari 4 manajer yang kaptennya gagal meraih poin positif pada pekan ini. Kaptennya, Aguero, hanya mendapatkan 2 poin karena hanya bermain 1 kali pekan ini dan tidak mencetak gol ataupun asis.
- Jumlah 3 gelar terendah yang (sementara) diperoleh Edward musim ini mengalahkan rekor miliknya sendiri. Musim lalu Edward hanya memperoleh 2 gelar terendah dalam 1 musim.
Pencetak poin terendah musim ini (jumlah):
- Adit (7)
- Duzel (6)
- Alfonsus (4)
- Edward, Laurensius, Margaretha (3)
- Bravo, Paulus (2)
- Adi, Aldo, Brian, Dhimas, Rio, Valentinus (1)

Bagi yang ingin melihat statistik tim FPL Makmur pekan ini, data mengenai peringkat dan poin minus telah diperbarui di sini.
Comments
Post a Comment