
Meski sempat sepi poin pada hari Sabtu (21/1), rataan poin untuk Gameweek (GW) 22 berhasil kembali terdongkrak naik oleh hasil-hasil pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu kemarin. Lalu, bagaimana dengan nasib para manajer di liga FPL Makmur? Apakah posisi mereka di klasemen juga ikut terdongkrak naik pekan ini? Atau malah terjun bebas? Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat apa saja yang terjadi di liga FPL Makmur selama GW 22 kemarin.
Threesome highest points…
Untuk pertama kalinya di liga FPL Makmur, ada tiga manajer yang menjadi peraih poin tertinggi dalam satu pekan. Adapun ketiga manajer tersebut adalah Duzel, Paulus, dan Adi yang sama-sama mengumpulkan total 63 poin di pekan ini.
Sejauh ini di liga FPL Makmur memang belum ada aturan yang menentukan tim mana yang (paling) berhak mendapatkan raihan poin tertinggi apabila ada dua atau lebih tim memiliki poin yang sama. Oleh sebab itu, ketiganya pun berhak terpampang namanya sebagai pencetak poin tertinggi pada pekan ini.
Kartu liar Sentilan Sentilun…
Setelah Duzel menggunakan kartu liar miliknya pekan lalu, kali ini giliran Rio, manajer dari tim Sentilan Sentilun yang mengaktifkannya chip ini untuk merombak komposisi tim miliknya. Adapun total 8 pergantian pemain dilakukannya selama jeda pekan kemarin.

Meski tidak sesukses seperti kartu liar yang digunakannya pada paruh pertama musim, 8 pemain baru yang ditransfernya tersebut bisa memberikan surplus 6 poin pada pekan ini.
Alexius yang satu langkah lebih maju dari Paulus...
Di pekan ini, wakil FPL Makmur berhasil menggebrak kancah persepakbolaan fantasi Liga Inggris dengan berhasil lolos ke ronde 6 FPL Cup. Adalah Alexius, manajer tim Sendok Sayur yang berhasil lolos ke ronde selanjutnya setelah menyingkirkan wakil Mesir, Xabi Alonso dengan skor 56-49.
Menariknya, tidak hanya sukses lolos ke tahap selanjutnya, Alexius juga sukses mematahkan rekor yang sebelumnya yang dipegang oleh Paulus. Sebagai pengingat, pada musim lalu, Paulus merupakan satu-satunya wakil FPL Makmur yang berhasil melenggang hingga babak ke-5 FPL Cup sebelum dihentikan oleh wakil Inggris (yang saya lupa nama orang dan timnya).
Margaretha dan rekor yang dipecahkannya sendiri...
Pekan ini mungkin bukan pekan yang bersahabat untuk manajer tim Maju Mundur Cantik, Margaretha. Dengan total 38 poin yang diperolehnya, dirinya harus rela menggondol gelar pencetak poin terendah pada GW 22 ini.
Ini pun menjadi gelar terendah kedua yang diperolehnya pada musim ini, sekaligus memecahkan rekor jumlah gelar terendahnya musim lalu yang hanya mendapatkan satu kali.
Merosotnya performa Margaretha dalam tiga pekan terakhir ini mungkin bisa dimaklumi karena yang bersangkutan (mungkin) masih sibuk mengurus persiapan menuju pelabuhan baru yang akan disinggahinya nanti. Ya, kita doakan saja yang terbaik baginya!

Bagi yang ingin melihat statistik tim FPL Makmur pekan ini, data mengenai peringkat dan poin minus telah diperbarui di sini.
Comments
Post a Comment