
Gagahnya kepakan Sayap Garis Keras, kartu liar Juangkrik Boss, dan pembuktian kecupuan Duzel mewarnai pekan ketujuh belas FPL Makmur pekan ini. Berikut beberapa hal yang terjadi pada Gameweek 17 Liga FPL Makmur.
Gagahnya kepakan Sayap Garis Keras…
Kepakan gagah Sayap Garis Keras berhasil membuat poin milik Valentinus membumbung tinggi pekan ini. Total 68 poin mampu diraihnya sekaligus mematenkan namanya sebagai pencetak poin tertinggi GW 17.
Adapun salah satu kunci keberhasilan Sayap Garis Keras pekan ini adalah kejeniusan transfer pemain yang dilakukan oleh sang manajer, Valentinus. Meski terkena penalti transfer 4 poin, dua pemain baru yang dibelinya berhasil menyumbangkan poin positif.
Baik Antonio maupun Ibrahimovic, berhasil tampil sesuai ekspektasi Valentinus dengan mencetak total 18 poin. Jumlah ini pun sangat jauh lebih baik dibandingkan Sigurdsson dan Kane yang hanya meraih total 4 poin pada pekan ini.
Imbasnya? Selisih poin dengan posisi kedua klasemen, Alexius, pun kini kembali merapat. Apabila pekan lalu jarak di antara mereka melebar sebesar 35 poin, kini jarak keduanya berkurang menjadi 13 poin.
Kartu liar Juangkrik Boss…
Akhirnya bertambah satu manajer lagi yang mengaktifkan kartu liarnya pekan ini. Setelah muncul nama Adi yang tampil gemilang dengan kartu liarnya pekan lalu, pekan ini hadir nama Dhimas, sang manajer tim Juangkrik Boss, yang menjadi orang ke-12 di FPL Makmur yang (akhirnya) menggunakan kartu liar paruh awal musim ini.
Performa yang sempat menurun di awal bulan Desember mungkin menjadi salah satu alasan Dhimas menggunakan kartu liarnya pekan ini. Total 7 pergantian pemain pun dilakukannya untuk memperbaiki peringkatnya pekan ini.
Hasilnya berbuah manis. Ketujuh pemain barunya berhasil mengumpulkan 25 poin atau 2 kali lipat dari jumlah poin pemain lamanya.

Selain itu, posisi Juangkrik Boss di klasemen pun ikut terdongkrak naik. Tim asal Karawang ini berhasil lompat 2 posisi ke peringkat 7 klasemen sementara liga FPL Makmur. Satu lagi kejeniusan transfer pemain yang patut diancungi jempol untuk pekan ini.
Pembuktian kecupuan Duzel…
Pekan ini Duzel berhasil membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan menjadi kandidat utama manajer tercupu musim ini setelah meraih gelar poin terendah kelimanya pekan ini. Dirinya kini pun unggul 1 gelar dibandingkan pesaing terdekatnya, Adit, yang masih tertahan di angka 4 gelar.
Menariknya, 5 gelar poin terendah milik Duzel musim ini ternyata hanya berjarak 1 gelar dari rekor miliknya musim lalu, yaitu 6 gelar. Mengingat musim ini baru (hampir) berjalan setengahnya, sangat besar kemungkinan jika rekor tersebut bakal segera dilewatinya.

Bagi yang ingin melihat statistik tim FPL Makmur pekan ini, data mengenai peringkat dan poin minus telah diperbarui di sini.
Comments
Post a Comment