
Kapten Sanchez, perjudian manis Gumregah, dan loyonya penampilan Tangerang Berhias mewarnai pekan keempat belas FPL Makmur musim ini. Berikut beberapa hal yang terjadi pada Gameweek 14 Liga FPL Makmur.
Kapten Sanchez…
Sebelum GW 14 bergulir, mungkin tidak ada yang meragukan kalau Alexis Sanchez dapat menjebol gawang West Ham United mengingat bahwa rival London-nya tersebut merupakan tim keempat di liga yang paling banyak kebobolan.
Namun, siapa sangka bahwa dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 5-1 untuk Arsenal tersebut, dirinya bisa menjebol gawang West Ham United sebanyak 3 kali. Ya 3 kali, bukan 1 ataupun 2 kali.
Hattrick yang diciptakan oleh Sanchez itu pun berhasil membayar kepercayaan 4 manajer FPL Makmur yang menunjuk dirinya sebagai kapten pada pekan tersebut. Baik Alexius, Rio, Efa, maupun Paulus berhasil mengantongi total 46 poin dari hanya seorang Sanchez.
Hasilnya, posisi keempat manajer tersebut pun terdongkrak naik di papan klasemen sementara saat ini. Alexius meski masih berada di peringkat 2, mampu memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen menjadi 13 poin. Sementara Paulus, Rio, dan Efa masing-masing berhasil naik 1 dan 2 posisi ke peringkat 4, 5, dan 6.
Perjudian manis Gumregah…
Tersalip oleh Valentinus dan Dhimas dalam 2 GW berturut-turut (GW 11 dan 12) ternyata membuat gerah Paulus. Dirinya merasa tidak nyaman harus melihat timnya, Gumregah, berlama-lama duduk di peringkat 5 dalam 2 pekan terakhir.
Reaksi cepat pun diambil oleh Paulus sebelum GW 14 dengan melakukan perjudian transfer pemain. Manajer asal Kalasan ini melakukan 4 transfer pemain, yaitu membeli Azpilicueta, Mane, Anichebe, dan Højbjerg untuk menggantikan Williams, Capoue, Lukaku, dan Allen.
Hasilnya berbuah manis. Keempat pemain baru tersebut mampu menyumbangkan 16 poin dan memberikan poin bersih 8 poin (setelah dipotong minus 8 poin karena overtransfer) bagi Gumregah. Ini lebih tinggi dibandingkan 6 poin yang diperoleh 4 pemain lamanya pada GW 14.
Imbasnya, tak hanya peringkatnya naik di klasemen, Gumregah pun menjadi tim dengan raihan poin tertinggi pada pekan ini dengan total 91 poin. Sungguh perjudian yang berani dari seorang Paulus.
Loyonya penampilan Tangerang Berhias…
Laurensius baru saja terbangun dari mimpi indahnya. Timnya, Tangerang Berhias, yang baru pekan lalu naik 2 posisi ke peringkat 9 atau zona papan tengah klasemen FPL Makmur, kini harus kembali berada di peringkat 11 atau zona papan bawah klasemen.
Rendahnya kontribusi poin yang diberikan oleh pemain-pemainnya menjadi penyebab semua ini. Tercatat dari sebelas pemain utama yang dipilihnya, hanya 1 pemain yaitu Kyle Walker yang meraih poin bagus. Sisanya hanya menyumbangkan 1, 2, dan 3 poin; bahkan malah ada yang ngutang 1 poin.
Total hanya 24 poin diperoleh Laurensius bersama Tangerang Berhias pada pekan ini dan secara bersamaan menjadikannya sebagai tim dengan jumlah poin terendah untuk GW 14. Apakah loyonya penampilan Laurensius ini dikarenakan minimnya "jatah" yang didapatkan selama beberapa pekan terakhir? Atau mungkin karena loyo yang lain? Sudahlah, daripada kita berspekulasi lebih jauh, biarlah Laurensius yang menjalaninya.

Comments
Post a Comment